Pages

Showing posts with label Artikel. Show all posts
Showing posts with label Artikel. Show all posts

Friday, June 26, 2015

Company Profile: Garuda Indonesia

OK, saya akan sedikit menjelaskan sedikit profil dari salah satu maskapai ternama di Indonesia, bahkan di Dunia, Garuda Indonesia. Ringkasan ini saya rangkum dari beberapa sumber, tapi cobalah cek website resmi Garuda Indonesia. disana sebenarnya ada banyak data yang bisa kita petik. wajar, perusahaan besar tingkat internasional biasanya punya ICT dengan e-learning yang ter-maintenance dengan baik.

Tentang Garuda Indonesia:
- Penerbangan komersial pertama: 26 Januari 1949
- Masuk dalam Bursa Efek Indonesia (BEI): 11 Februari 2011
- Bergabung dengan Sky Team: 5 Maret 2014
- Jumlah armada 134, dengan 64 kota tujuan
- Kantor pusat berada di Jakarta, Indonesia

Visi dan Misi Garuda Indonesia

Visi Perusahaan
Menjadi perusahaan penerbangan yang handal dengan menawarkan layanan yang berkualitas kepada masyarakat dunia menggunakan keramahan Indonesia.

Misi Perusahaan
Sebagai perusahan penerbangan pembawa bendera bangsa Indonesia yang mempromosikan Indonesia kepada dunia guna menunjang pembangunan ekonomi nasional dengan memberikan pelayanan yang profesional.

Award
Visi dan Misi mereka tidak hanya sekedar visi misi belaka, Garuda Indonesia membuktikannya dengan berbagai prestasi yang mereka peroleh.
Misalnya total Award pada 2013, Garuda Indonesia mendapatkan 82 Award, yang terdiri dari 59 Domestic Award , dan 23 International Award. Sedangkan total Award pada tahun 2014 mendapatkan 73 Award, dengan 49 Domestic Award, dan 24 International Award,
Termasuk SkyTrax Awards “5-Star Airline”, “The World's Best Cabin Crew 2014”, Indonesia Green Awards 2014 awarded by The La Tofi School of CSR, dll

Sejarah Nama Garuda
Nama “Garuda” diberikan oleh Presiden Soekarno di mana nama tersebut diambil dari sajak Belanda yang ditulis oleh penyair terkenal pada masa itu, Noto Soeroto; "Ik ben Garuda, Vishnoe's vogel, die zijn vleugels uitslaat hoog bovine uw einladen", yang artinya, “Saya Garuda, burung Vishnu yang melebarkan sayapnya tinggi di atas kepulauan Anda”.

Struktur Organisasi

Susunan direksi Garuda sebelumnya terdiri dari delapan direksi.
1. Emirsyah Satar (Direktur Utama)
2. Handrito Hardjono (Direktur Keuangan)
3. Heriyanto Agung Putra (Direktur SDM dan Umum)
4. Erik Meijer (Direktur Pemasaran dan Penjualan)
5. Judi Rifajantoro (Direktur Strategi, Pengembangan Bisnis dan Manajemen Resiko)
6. Faik Fahmi (Direktur Layanan)
7. Novianto Herupratomo (Direktur Operasi)
8. Batara Silaban (Direktur Teknik dan Pengelolaan Armada)

Sususan Direksi Garuda Indonesia sejak Desember 2014:
1. M. Arif Wibowo (Direktur Utama)
2. Heriyanto Agung Putra (Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum)
3. Novianto Herupratomo (Direktur Operasi)
4. Iwan Joeniarto (Direktur Teknik dan Pengelolaan Armada)
5. I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra (Direktur Keuangan)
6. Handayani (Direktur Pemasaran dan Penjualan).

Fakta lain dibalik kisah direktur baru Garuda Indonesia, yaitu 4 dari 6 Direkturnya merupakan pegawai karier.
Misalnya Bapak Arif Wibowo, sebelum dipercaya sebagai direktur utama Garuda Indonesia, beliau merupakan Chief Executive Officer (CEO) PT Citilink Indonesia. Bahkan, beliau pernah menjalani pekerjaan dari level terbawah di BUMN penerbangan tersebut. Dimulai dari teknisi divisi Maintenance and Engineering pada kurun 1990-1994. Karirnya semakin lama semakin menanjak sebagai General Manager di berbagai bidang, dan bahkan beliau juga pernah menduduki posisi Direktur Pemasaran dan Penjualan Garuda Indonesia.



Dirangkum dari beberapa Sumber: 
https://www.garuda-indonesia.com/id/id/corporate-partners/company-profile/about/index.page?
https://www.garuda-indonesia.com/id/id/corporate-partners/company-profile/company-vision-mission/index.page?
https://www.garuda-indonesia.com/id/id/corporate-partners/company-profile/awards/index.page?
http://economy.okezone.com/read/2014/12/12/278/1078342/daftar-lengkap-direksi-garuda-indonesia

Thursday, December 11, 2014

iPhone 6 Dibongkar, "Mahal"nya Apple Terungkap, Dan Ini Tanggapanku

KOMPAS.com — iPhone 6 dan iPhone 6 Plus sudah mulai dipasarkan di sembilan negara pada Jumat (19/9/2014). Duo smartphone terbaru Apple tersebut dijual dengan banderol harga yang cukup mahal.
iPhone 6 dijual dengan harga termurah, 649 dollar AS (Rp 7,7 juta) untuk versi 16 GB dan yang termahal 849 dollar AS untuk versi 128 GB. Sementara itu, iPhone 6 Plus termurah dijual dengan harga 749 dollar AS (Rp 8,9 juta) dan termahal 949 dollar AS.
Banderol harga ini banyak mengundang pertanyaan, apa yang membuatnya begitu mahal? Sebuah blog bernama Teardown telah mempreteli komponen iPhone 6 dan iPhone 6 Plus untuk mengungkap ongkos produksi kedua iPhone baru tersebut.
Hasil pembongkaran tersebut, seperti dikutip TechinSight, Selasa (23/9/2014), mengungkapkan, komponen termahal yang digunakan Apple adalah layar touchscreen. Harga layar iPhone 6 disebutkan mencapai 41,5 dollar AS dan iPhone 6 Plus 51 dollar AS.
Komponen kedua termahal adalah prosesor Apple A8, yaitu seharga 37 dollar AS. Komponen lain yang cukup mahal adalah kamera yang dinilai seharga 16,5 dollar AS untuk iPhone 6 dan 17,5 dollar AS untuk iPhone 6 Plus.
Sementara itu, komponen memori SDRAM dan NAND yang digunakan kedua iPhone 6 tersebut berharga 14 dollar AS. Adapun komponen baterai hanya menambah ongkos produksi sebesar 3,5 dollar AS dan 6 dollar AS.
Menurut Teardown, perkiraan harga semua komponen yang dipakai oleh iPhone 6 adalah 227 dollar AS (sekitar Rp 2,7 juta) dan iPhone 6 Plus 242,5 dollar AS (sekitar Rp 2,9 juta).
Ini berarti Apple mengambil margin kotor sebesar Rp 5 juta atau sekitar 65 persen, dengan berpatokan pada harga iPhone 6 versi 16 GB di Amerika Serikat, yaitu Rp 7,7 juta.
Sementara itu, untuk iPhone 6 Plus, Apple mengambil margin yang lebih besar, yaitu Rp 6 juta atau sekitar 67 persen, dengan asumsi harga iPhone 6 Plus versi 16 GB di AS sebesar Rp 8,9 juta.
Harga tersebut tentu saja belum termasuk ongkos untuk riset dan pengembangan, biaya distribusi, dan biaya pemasaran yang harus dikeluarkan oleh Apple.
Sumber: tekno.kompas.com




Menanggapi artikel diatas nih,

sori.
aku bukan "apple fanboy", maupun "hater"nya iphone.
coba deh, itu sekian juta adalah harga untuk hardwarenya. coba sekarang "gimana caranya bikin softwarenya?"
sebagai "anak teknik informatika", aku belajar cukup banyak (dan cukup stress belajarnya juga pastinya..) salah satunya mengenai software. software itu gak gampang loh bikinnya. apalagi iphone itu dari dulu udah terkenal akan stabilitasnya dalam berbagai macam aplikasi.
grafis? ya, layarnya iphone warnanya bener2 real nyata, plus kameranya itu, haduuh... udah bisa nyaingin DSLR kelas new-entry lah.. :|
performanya? tergantung dari serinya memang. yg terbaru sepengamatanku itu lebih baik daripada versi sebelumnya. tapi bila dibandingkan dengan sekelasnya, seringkali performanya lebih baik dan stabil.

jadi apakah harga segitu sebanding? menurutku pribadi memang agak berlebihan, tetapi kalau mengamati kelas pasarnya mereka, maka memang benar bila target pasar mereka adalah kalangan "menengah-atas". pasti mereka membutuhkan sebuah device yang

Saturday, April 20, 2013

Mengenai iklan di Facebook yang "vulgar"


Nih, ada iklan berita di Facebook, judulnya, "Jeratan dosa PSK Muda", "IBU LHT ANAK DIPERKOSA 3X", "Foto Luna Maya Mabuk", dll. wow banget, dari judul aja aku yakin banyak yg langsung mbuka, in fact.. ya cuma berita biasa aja sih, itu tentang berita suatu kasus yang bisa dikatakan "tidak umum", atau "tidak wajar". gila aja tuh, ibunya sendiri ngeliat anaknya diperkosa 3 kali sama bapaknya. kenapa tega didiemin coba? nah kan mulai penasaran tuh? dari judulnya, "Diperkosa 3 kali", trus abis itu tragisnya, "ibu lihat anaknya diperkosa". wuuah cocok banget buat bikin pikiran super penasaran. akhirnya, para facebookers langsung membuka link tersebut, yang menjerumus pada sebuah web.

Tapi tau gak, dibalik iklan tersebut, emang ada tujuannya buat promosi secara tidak langsung. namanya aja iklan, di facebook pula?
Tujuannya menurutku itu untuk menaikkan traffic dari webnya. sepele kan? tapi gak se sepele itu juga loh cuma naikin traffic web. karena ketika traffic webnya tinggi, maka akan banyak pemasang iklan yang ingin meng-investasikan diri sebagai pemasang iklan di webnya.

Jadi toh, intinya tu yang masang iklan di facebook, sebut saja misalnya A. di webnya si A itu ada iklan2 punyanya si B,C,D,E,F,dll. nah si A ini sengaja memasang iklan di facebook. toh juga nanti si B,C,D,E,dll memasang iklan di webnya si A, karena trafficnya tinggi.

Lalu ada apa dengan traffic yang tinggi? dalam artian gampang tuh, pengunjung di webnya si A misalnya, itu ramee banget. nah si B masang iklan disana, karena pengunjungnya banyak. pengunjung yang banyak, secara gak langsung akan meningkatkan kemungkinan promosi yang berhasil buat perusahaan B.

Lalu kenapa aku mbahasnya sebegitu seriusnya iklannya dipasang di facebook?? coba kita liat dari beberapa berita dari media ya,
Total pengguna facebook pada 14 September 2012, terhitung udah 1 miliar (global/dunia). sedangkan di Indonesia sendiri, ada 50,82 juta akun Facebook yang berasal dari Indonesia.
Dari sekian banyak itu, bisa kebayang kan berapa besar prospeknya kalo masang iklan di facebook? padahal ya cuma berita, tapi judulnya yang kita anggap menarik itu jadi bikin kita muncul rasa penasaran, "kok bisa gitu ya beritanya?", atau mungkin cuma mbatin, "wah, skandal baru nih. cari ahh~" hahahaha.

Tapi pada intinya, ada iklan, pasti ada tujuannya untuk mendapatkan keuntungan, gak cuma buang2 uang aja buat promosi. ya kan? ;)


Referensi data:
tekno.kompas.com
merdeka.com